Respon Antera Lilium longiflorum Thunb. dengan Berbagai Stadium Perkembangan Mikrospora pada Kombinasi Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh
DOI:
https://doi.org/10.33019/agrosainstek.v1i2.7Kata Kunci:
BAP, Liliaceae, Mikrospora, NAAAbstrak
Tingkat perkembangan mikrospora yang tepat untuk dijadikan eksplan menjadi faktor penentu keberhasilan kultur antera. Antera yang mengandung mikrospora dengan stadium sel induk hingga binukleat dikultur pada media Murashige dan Skoog (MS) dengan beberapa kombinasi zat pengatur tumbuh. Media NAA 7,5 mM + BAP 0,75 mM dengan ukuran kuncup 0,6-2,0 cm (stadium sel induk mikrospora) merupakan kombinasi yang cocok dalam inisiasi kalus, tunas tidak langsung dan tunas langsung dengan persentase pertumbuhan masing-masing 30%; 16,6%; dan 14,8%. Penghitungan jumlah kromosom pada sel ujung akar terhadap 89 regeneran hasil kultur antera didapatkan 85 regeneran (95,5%) dengan tingkat ploidi diploid dan 4 regeneran aneuploid (4,5%), namun tidak didapatkan regeneran yang haploid. Hasil ini menunjukkan bahwa regeneran yang dihasilkan berasal dari pembelahan sel-sel somatik.




.png)
