Pengaruh Periode Pengendalian Gulma Terhadap Komponen Hasil 3 Varietas Kedelai (Glycine Max (L) Merril) Berbeda Ukuran

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.33019/agrosainstek.v1i1.4

Kata Kunci:

varietas, kacang kedelai, gulma, kompetisi, komponen hasil

Abstrak

Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian di Ciparanje, Jatinangor dari Oktober 2014 sampai Januari 2015. Penelitian ini bertujuan menguji kemampuan kompetisi varietas kedelai akibat kehadiran gulma dengan frekuensi penyiangan terhadap pertumbuhan hasil tanaman. Percobaan disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan tiga ulangan. Perlakuan terdiri dari dua faktor yaitu varietas kedelai dan periode kompetisi gulma. Nilai kompetisi menunjukkan bahwa ukuran benih dari masing-masing varietas pada pengamatan 4 MST sampai dengan 10 MST tidak berbeda nyata. Pengendalian gulma pada pengamatan 4 MST juga tidak berbeda nyata.Pengamatan selanjutnya (6, 8 dan 10 MST) memiliki nilai kompetisi yang berbeda nyata. Pengamatan 6 MST menunjukkan perlakuan G6 terlihat lebih besar dari perlakuan G5, hal ini menandakan bahwa kedelai mampu bersaing dengan gulma. Perlakuan G7 dan  G8 lebih tinggi, dikarenakan periode penyiangan gulma pada waktu yang tepat merupakan waktu yang baik sebagai waktu periode kritis tanaman, dimana tanaman peka terhadap kompetisi dalam memperebutkan faktor tumbuh yang diperlukan dalam perkembangan dan hasil tanaman.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Abdul Karim Kilkoda, Universitas Pattimura

    Fakultas Pertanian

Diterbitkan

2017-06-20

Cara Mengutip

Kilkoda, A.K. (2017) “Pengaruh Periode Pengendalian Gulma Terhadap Komponen Hasil 3 Varietas Kedelai (Glycine Max (L) Merril) Berbeda Ukuran”, AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian, 1(1), hlm. 23–33. doi:10.33019/agrosainstek.v1i1.4.