Aplikasi Bokashi Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dan Fungi Mikoriza Arbuskula untuk Perbaikan Sifat Fisika Tanah Pasca Galian C dan Hasil Tanaman Cabai (Capsicum frustescens L.)
Aplikasi Bokashi Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dan Fungi Mikoriza Arbuskula untuk Perbaikan Sifat Fisika Tanah Pasca Galian C dan Hasil Tanaman Cabai (Capsicum frustescens L.)
DOI:
https://doi.org/10.33019/agrosainstek.v4i2.124Kata Kunci:
Bokashi Eichornia crassipes, Cabai, FMA, Tanah pasca galian CAbstrak
Tanah galian C yang memiliki sifat fisik, kimia dan biologi tanah kurang baik dilirik untuk digunakan sebagai alternatif budidaya tanaman sayuran, namun perlu mendapat masukan teknologi berupa penambahan bahan organik dan pemanfaatan FMA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian bokashi eceng gondok dan FMA dalam perbaikan sifat fisik tanah hasil tanaman cabai rawit Varietas Dewata. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial 2 faktor. Faktor petama pemberian bokashi eceng gondok dengan 4 taraf; tanpa pemberian, 15 t ha-1, 20 t ha-1 dan 25 t ha-1. Faktor kedua pemberian FMA campuran sebanyak 3 taraf ; tanpa pemberian, 5 g polybag-1 dan 10 g polybag-1. Parameter yang diamati adalah bobot isi, porositas tanah, permeabilitas tanah, derajat infeksi, indeks panen, dan bobot basah buah. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi bokashi dan FMA memperbaiki sifat fisik tanah (bobot isi, porositas tanah dan permeabilitas tanah), indeks panen, dan bobot basah buah. Pengaruh mandiri aplikasi bokashi terjadi pada jumlah klorofil, adapun terhadap derajat infeksi yang berpengaruh inokulasi FMA. Aplikasi bokashi eceng gondok 15 t ha-1 dan FMA 5 g dapat digunakan pada budidaya tanaman cabai pada tanah galian C.
Unduhan
Referensi
Ali A, Ghani MI, Ding H, Fan Y, Cheng Z, Iqbal M. 2019. Co-Amended Synergistic Interactions between Arbuscular Mycorrhizal Fungi and the Organic Substrate-Induced Cucumber Yield and Fruit Quality Associated with the Regulation of the AM-Fungal Community Structure under Anthropogenic Cultivated Soil. International Journal of Molecular Sciences, 20(7). https://doi.org/10.3390/ijms20071539
Allo MK. 2016. Kondisi Sifat Fisik dan Kimia Tanah pada Bekas Tambang Nikkel serta Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan Trengguli dan Mahoni. Jurnal Hutan Tropis, 4(2), 207–217.
Bernada MA, Ekyastuti W. 2016. Asosiasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dengan Tanaman Budidaya di Areal Bekas Tambang Emas. Jurnal Hutan Lestari, 4(3), 322–334.
Brundrett M, Bougher N, Dell BTG, Malajczuk N. 1998. Working with Mycorrhizas in Forestry and Agriculture.
Cardoso IM, Kuyper TW. 2006. Mycorrhizas and Tropical Soil Fertility. Agriculture, Ecosystem, and Environment, 116, 72–84.
Ginting IF, Yusnaini S, Dermiyati D, Rini MV. 2018. Pengaruh inokulasi fungi mikoriza arbuskular dan penambahan bahan organik pada tanah pasca penambangan galian C terhadap pertumbuhan dan serapan hara P tanaman jagung (Zea mays L.). Jurnal Agrotek Tropika, 6(2),110–118. https://doi.org/10.23960/jat.v6i2.2603
Hariyadi, Mursyid A, Noor S. 2012. Aplikasi takaran guano walet sebagai amelioran dan hasil interval waktu pemberian terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit (Capsicum frutescents L.) pada tanah gambut pedalaman. Agroscientice, 19(2), 69–77.
Haryati U. 2014. Karakteristik Fisik Tanah Kawasan Budidaya Sayuran Dataran Tinggi, Hubungannya dengan Strategi Pengelolaan Lahan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 8(2), 125–138.
Hidayat C, Arief DH, Sauman J, Nurbaity A. 2019. Microaggregate and Macroaggregate of Andisol Affected by Arbuscular Mycorrhizal Fungi and Rhizobacteria. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 334(1), 0–5. https://doi.org/10.1088/1755-1315/334/1/012025
Hidayat C, Setiati Y, Gustini P. 2018. Growth and yield of chili on post-mine sandpits treated by Arbuscular Micorhizal fungi and organic matter. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 434(1). https://doi.org/10.1088/1757-899X/434/1/012110
Hidayat C, Rosdiana R, Frasetya B, Hasani S. 2017. Improvement of Physical Properties of Inceptisols and Yield of Sweet Corn Affected by Arbuscular Mycorrhizal Fungi and Manure Applications. KnE Life Sciences, 2(6), 158. https://doi.org/10.18502/kls.v2i6.1033
Jamilah M, Purnomowati, Dwiputranto U. 2016. Pertumbuhan Cabai Merah (Capsicum annuum L.) pada Tanah Masam yang Diinokulasi Mikoriza Vesikula Arbuskula ( MVA ) Campuran dan Pupuk Fosfat. Biosfera, 33(1), 37–45. https://doi.org/10.20884/1.mib.2016.33.1.347
Kurnia U, Agus F, Adimihardja A, Dariah A. 2006. Sifat Fisik Tanah Dan Metode Analisisnya.
Kusmiyarti TB. 2013. Kualitas kompos dari berbagai kombinasi bahan baku limbah organik. Agrotrop, 3(1), 83–92.
Merdekawati A, Linda R, Mukarlina. 2014. Pertumbuhan cabai (Capsicum annuum L.) dengan pemberian Gigaspora margarita dan bokashi jerami padi pada tanah gambut. Jurnal Probiont, 3(3), 63–68.
Muzakkir M, Husin EF, Agustian A, Syarif A. 2010. Efektifitas berbagai fungi mikoriza arbuskular indigenus terhadap serapan hara P dan pertumbuhan tanaman jarak pagar (Jatropha curcas L.). Jurnal Solum, 7(2), 137. https://doi.org/10.25077/js.7.2.137-143.2010
Nurbaity A, Hidayat C, Hudaya D, Sauman J. 2013. Mycorrhizal fungi and organic matter affect some physical properties of andisols. Soil Water Journal, 2(2), 639–644.
Padri MH, Burhanuddin, Herawatiningsih R. 2015. Keberadaan fungi mikoriza arbuskula pada jabon putih dilahan gambut. Jurnal Hutan Lestari, 3(3), 401–410.
Probosari RM. 2011. Pertumbuhan tanaman kedelai (Glycine max (L.) Merr.) yang diinokulasi dengan campuran Mikoriza VA di tanah ultisol. Prosiding Seminar Biologi, 8(1), 487–492.
Putinella JA. 2011. Perbaikan sifat fisik tanah regosol dan pertumbuhan tanaman sawi (Brassicajuncea L.) akibat pemberian bokashi ela sagu dan pupuk urea. Jurnal Budidaya Pertanian, 7(1), 1–7.
Ramadhan MF, Hidayat C, Hasani S. 2015. Pengaruh aplikasi ragam bahan organik dan FMA terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai (Capsicum annum L.) varietas Landung padxa tanah pasca galian C. J. Agro, 2(2).
Ridwan MF, Nursalikah A. 2019. Eceng gondok penuhi waduk saguling. Republika. https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/daerah/ptsodq366/eceng-gondok-penuhi-waduk-saguling
Setiawati, Murtiningsih, Sopha, Handayani. 2007. Petunjuk Teknis Budidaya Tanaman Sayuran. Balai Penelitian Sayuran, 1–143.
Siregar NA, Sumono, Munir AP. 2013. Kwala berkala usu melaluii uji laboratorium dan lapangan (Permeability Study of Several Soil Types in Kwala Bekala Field Trials USU Through. J. Rekayasa, 1(4), 138–143.
Smith SE, Read DJ. 2008. Mycorrhizal symbiosis.3rd edition. In Academic Press.
Smith SE, Smith FA. 2011. Roles of Arbuscular Mycorrhizas in Plant Nutrition and Growth: New Paradigms from Cellular to Ecosystem Scales. Annual Review of Plant Biology, 62(1), 227–250. https://doi.org/10.1146/annurev-arplant-042110-103846
Suryani, Nelvia, Anom E. 2015. Sifat fisika tanah dan produksi kedelai (Glycine max L. Merril) di perkebunan kelapa sawit akibat pemberian kompos tandan kosong kelapa sawit. Jom Faperta, 2(1), 1–12.
Zulkoni A. 2014. Upaya peningkatan kadar lengas dan permeabilitas tanah alfisol menggunakan bahan organik dan jamur mikoriza arbuskula sebagai medium tanaman jagung. Jurnal Agrivet, 1(18), 6–10




.png)
